Klien luar negeri
Cara Dapat Klien Luar Negeri untuk Jasa Website. Bukan Lewat Lelang di Marketplace.
Saran yang beredar menyuruhmu buka lapak di Fiverr. Ada jalan yang sama dengan caramu mencari klien di kota sendiri, asal kamu tahu dulu aturan pesan pertama di negara tujuanmu.
Isi tulisan
Kamu sudah bisa membuat website, mungkin sudah pernah menjualnya ke usaha di kotamu, lalu kamu mendengar klien luar negeri membayar dalam dolar. Sarannya ada di mana-mana: buat akun di Fiverr atau Upwork, pasang portofolio, bangun nama di LinkedIn.
Kamu mencobanya. Lapakmu tayang dengan nol ulasan, bersebelahan dengan penjual yang ulasannya sudah ratusan dan harganya lebih murah dari yang kamu bayangkan. Dua minggu lewat tanpa satu pesanan pun, dan kamu mulai curiga masalahnya ada di kamu.
Kenapa marketplace berat untuk yang baru mulai
Masalahnya bukan di kamu. Marketplace dibuat supaya pembeli bisa membandingkan, dan dua hal yang paling mudah dibandingkan adalah jumlah ulasan dan harga. Orang baru kalah di dua-duanya pada hari pertama, dan satu-satunya yang bisa dia ubah hari itu harganya. Turun.
Lalu ada potongannya.
dari harga pesanan yang sampai ke penjual di Fiverr, termasuk tambahan dan tip. Sisanya, 20 persen, diambil dari tiap pesanan yang selesai.
Halaman Your earnings page di Fiverr Help Center. Kalimat aslinya: For every order you complete, you earn 80% of the purchase amount.
potongan Upwork dari penghasilan penjual. Besarnya ditetapkan per kontrak dan diperlihatkan sebelum kamu mengajukan penawaran.
Halaman Learn about the Freelancer Service Fee di Upwork Help Center.
Potongan itu bukan perampokan. Marketplace memberi perlindungan pembayaran dan membawa pembeli ke depanmu, dan untuk sebagian orang itu sepadan. Cuma, bagi yang belum punya ulasan, potongan itu membayar tempat di barisan paling belakang.
Jalan yang sama dengan di kotamu
Ada cara lain, dan mungkin kamu sudah memakainya di sini: cari usaha yang belum punya website di Google Maps, buatkan halamannya dulu, lalu kirim ke pemiliknya. Google Maps sama saja di Brisbane, Manchester, atau Houston. Usaha tanpa website juga ada di sana.
pemilik atau pengelola usaha kecil dan menengah di Amerika Serikat yang mengaku punya website sendiri. Yang mengaku punya halaman Facebook malah lebih banyak, 50 persen. Ini jawaban mereka sendiri dalam survei, bukan hasil memeriksa website mereka satu per satu.
SMB Marketing Report 2025 dari BrightLocal, survei 778 pemilik dan pengelola usaha di Amerika Serikat.
Bedanya dengan marketplace: di sini kamu tidak dibandingkan dengan siapa pun. Pemilik usaha itu tidak sedang mencari jasa website. Dia membuka pesanmu dan melihat halaman berisi nama usahanya sendiri, tanpa deretan penjual lain di sebelahmu.
Membuat halaman berbahasa Inggris juga tidak berbeda dengan yang berbahasa Indonesia. Salah satu yang pernah saya bangun, Ejus Racing, adalah situs toko sekaligus media berbahasa Inggris. Kodenya sama saja. Yang berbeda cuma siapa yang membaca.
Kalau ini klien pertamamu sama sekali, mulai dari kota sendiri dulu. Alasannya saya tulis di tulisan soal klien pertama: di dekat rumah kamu bisa datang, bisa menelepon tanpa menghitung jam, dan kesalahan pertamamu jauh lebih murah.
Memilih negara, dengan tiga saringan
- Bahasa yang bisa kamu baca sendiri. Bukan yang bisa diterjemahkan mesin, tapi yang bisa kamu periksa kalimatnya. Halaman berbahasa Spanyol yang tidak bisa kamu baca adalah halaman yang tidak bisa kamu pertanggungjawabkan.
- Selisih jam yang masih masuk akal. Brisbane tiga jam lebih dulu dari WIB sepanjang tahun. Houston dua belas sampai tiga belas jam di belakang, jadi balasannya datang tengah malam.
- Aturan pesan pertamanya. Ini saringan yang paling sering dilewati, dan yang paling mahal kalau dilewati.
Aturan pesan pertama, negara per negara
Celah surat di pintu orang kelihatan sama di mana-mana. Aturan soal apa yang boleh dimasukkan ke sana tidak.
Di Indonesia, yang paling sering membuat orang celaka adalah aturan WhatsApp, dan aturan itu berlaku di negara mana pun. Saya menuliskannya di tulisan soal chat pertama. Di luar negeri ada lapisan kedua: undang-undang setempat soal pesan pemasaran, dan isinya berbeda jauh. Tiga contoh yang saya baca langsung dari halaman lembaga pengaturnya:
- Australia
- Pesan pemasaran lewat email atau pesan singkat butuh izin penerimanya lebih dulu. Mengirim pesan untuk meminta izin pun tidak boleh, karena pesan itu sendiri dihitung pesan pemasaran. Memakai daftar alamat yang dikumpulkan perangkat lunak pemanen alamat juga dilarang. Untuk Australia, pesan pertama ke orang yang belum mengenalmu praktis tertutup.
- Inggris
- Email pemasaran ke perusahaan boleh. Ke perorangan tidak boleh tanpa izin. Masalahnya, usaha perseorangan dan sebagian persekutuan dihitung sebagai perorangan, dan banyak usaha kecil di Maps bentuknya memang begitu. Dari profil Maps-nya saja kamu tidak bisa tahu.
- Amerika Serikat
- Email pemasaran boleh dikirim tanpa izin lebih dulu, dan tidak ada pengecualian untuk email antarusaha. Syaratnya: pesannya mengaku sebagai penawaran, mencantumkan alamat pos yang sah, dan memberi cara berhenti yang jelas.
denda paling tinggi untuk tiap satu email yang melanggar aturan itu di Amerika Serikat. Dihitung per email, bukan per kiriman. Seratus email yang lupa mencantumkan cara berhenti adalah seratus pelanggaran.
CAN-SPAM Act: A Compliance Guide for Business, Federal Trade Commission.
Saya tidak memeriksa aturan negara lain untuk tulisan ini, termasuk Malaysia dan Singapura yang bahasanya paling dekat. Kalau kamu menyasar ke sana, baca dulu halaman lembaga pengaturnya sendiri sebelum pesan pertama. Jangan bersandar pada ringkasan tulisan orang, termasuk tulisan ini.
Bagian yang bisa dipangkas
Mencari usaha di kota yang belum pernah kamu datangi lebih lambat daripada di kotamu sendiri, karena kamu tidak kenal jalannya. SiteFrenz, alat yang saya buat untuk penjual website, bekerja di Google Maps negara mana pun, dan beberapa pengaturannya memang dibuat untuk kasus seperti ini:
- Bahasa panel dan bahasa hasil diatur terpisah. Artinya kamu membaca panelnya dalam bahasa Indonesia sambil menyerahkan halaman berbahasa Inggris ke tukang ledeng di Brisbane.
- Memilih negara tujuan langsung mengisi kode telepon dan mata uangnya. Artinya tombol WhatsApp di halaman contoh langsung benar formatnya, dan dokumen penawaran tertulis dalam mata uang yang dipakai kliennya.
- Jenis usaha dan tawarannya mengikuti negara kliennya. Daftar jenis usaha tampil dalam bahasa kliennya dengan terjemahan kecil di sampingnya, dan izin khas Indonesia seperti PIRT atau BPOM tidak disarankan ke usaha di luar negeri. Artinya kamu tidak menawarkan sesuatu yang tidak berlaku di sana.
- Daftarnya tetap diurutkan dengan cara yang sama. Yang ulasannya ramai tapi belum punya website naik ke atas. Artinya kamu tidak perlu mengenal kotanya untuk tahu siapa yang pantas dihubungi duluan.
- Halamannya tayang di alamatmu sendiri, lengkap dengan HTTPS. Artinya yang kamu kirim tautan yang bisa langsung dibuka dari negara mana pun, bukan berkas yang harus diunduh dulu.
Delapan belas bahasa sudah bisa dipakai. Indonesia dan Inggris ikut di dalam aplikasinya. Enam belas lainnya diterjemahkan mesin dan belum pernah diperiksa manusia. Panelnya menyebut itu apa adanya. Itu sebabnya saringan pertama di atas bukan basa-basi: pilih bahasa yang bisa kamu periksa sendiri.
Lihat dulu alatnya sebelum memutuskan
Halaman produknya menyebutkan semuanya, termasuk yang tidak enak: butuh Chrome di komputer, dipasang dari berkas dan bukan dari Chrome Web Store, dan tidak ada pengembalian uang. Rp 175 ribu untuk setahun.
Lihat SiteFrenzYang tidak ikut dimudahkan
- Aturan pesan pertamanya. Naskah pesan yang ikut dibuatkan ditulis untuk WhatsApp, bukan untuk email pemasaran di Amerika Serikat. Alamat pos dan cara berhenti kamu tambahkan sendiri. Tanggung jawab atas pesan yang kamu kirim ada di kamu, bukan di alatnya.
- Menerima bayaran. Kamu butuh cara menerima uang dari luar negeri, dan tiap cara punya potongannya sendiri. Saya tidak menuliskan angkanya di sini karena berubah-ubah. Buka halaman biaya resminya sebelum menyebut harga ke klien.
- Percakapannya. Halamannya bisa dibuat dalam bahasa Inggris. Balasan kliennya juga akan datang dalam bahasa Inggris, dan kamu yang menjawab.
- Membayar SiteFrenz sendiri tetap dalam rupiah. Alatnya bisa dipakai di mana saja, tapi pembeliannya lewat jalur pembayaran Indonesia.
Yang biasanya ditanyakan
- Bahasa Inggris saya pas-pasan. Bisa?
- Halamannya bisa. Percakapannya lebih berat. Kalau kamu bisa membaca email berbahasa Inggris dengan bantuan kamus dan menjawab dengan kalimat pendek, itu cukup untuk mulai. Kalau belum, pilih negara yang bahasanya kamu kuasai, atau tetap di sini dulu.
- Harga di sana lebih mahal, kan?
- Saya tidak punya angka yang bisa saya pertanggungjawabkan untuk itu, jadi tidak akan saya sebut. Buka website jasa pembuatan website di kota yang kamu sasar dan lihat harga yang mereka pasang sendiri. Itu data yang lebih jujur daripada kisaran dari tulisan mana pun.
- Boleh memakai data usaha luar negeri dari Maps?
- Saya hanya memeriksa hukum Indonesia untuk soal itu, dan garis antara data dengan foto saya tulis di tulisan soal foto dan ulasan Google Maps. Untuk negara lain, anggap foto dan ulasan butuh izin sampai kamu memastikan sebaliknya.
- Kalau lewat email saja, bukan WhatsApp?
- Boleh atau tidaknya tergantung negaranya, seperti di bagian aturan di atas. Pindah ke email tidak membuatmu lepas dari aturan. Justru undang-undang pemasaran email itulah yang berlaku.
Yang bisa kamu kerjakan minggu ini, gratis
- Pilih satu negara dengan tiga saringan tadi. Bahasa yang bisa kamu baca, jam yang masuk akal, aturan yang kamu pahami.
- Baca halaman aturan pemasarannya dari lembaga pengaturnya sendiri. Sekali, sampai habis. Tiga tautannya ada di daftar sumber di bawah.
- Pilih satu kota dan satu jenis usaha. Buka Google Maps, cari lima usaha yang belum punya website, dan catat jam buka mereka dalam WIB.
- Buat satu halaman dalam bahasa mereka. Pakai data usahanya sendiri. Jangan dikirim dulu.
- Tentukan jalur pesan pertama yang sah di negara itu. Kalau tidak ada jalur yang sah, negaranya yang diganti, bukan aturannya yang dilanggar.
Mulai dari satu kota di negara lain
Rp 175 ribu untuk setahun, tanpa batas jumlah lead. Pembeliannya di situs SiteFrenz sendiri. Kalau kamu belum yakin, chat dulu dan ceritakan negara mana yang kamu incar. Kalau menurut saya alat ini belum cocok buat rencanamu, itu yang akan saya bilang.
Sumber
- Fiverr Help Center, Your earnings page
- Upwork Help Center, Learn about the Freelancer Service Fee
- BrightLocal, SMB Marketing Report 2025 (survei 778 pemilik dan pengelola usaha di Amerika Serikat)
- Australian Communications and Media Authority, Avoid sending spam
- Information Commissioner's Office (Inggris), Electronic mail marketing
- Federal Trade Commission (Amerika Serikat), CAN-SPAM Act: A Compliance Guide for Business
- WhatsApp Business Messaging Policy
Tulisan lain
- Tawaran kedua Jasa Apa yang Dibutuhkan UMKM Selain Website? Jawabannya Sudah Ditulis Pelanggannya. Daftar jasa digital yang beredar menyuruhmu menawarkan semuanya. Padahal ulasan di Google Maps sudah menunjuk satu hal yang paling mengganggu usaha itu, lengkap dengan buktinya.
- Foto dan ulasan Bolehkah Pakai Foto dan Ulasan Google Maps untuk Website Klien? Datanya Boleh, Fotonya Belum Tentu. Jawaban yang beredar bilang boleh asal sumbernya dicantumkan. Undang-undangnya tidak berkata begitu. Ini garisnya, siapa yang perlu dimintai izin, dan urutan yang aman sampai serah terima.
- Klien pertama Cara Dapat Klien Pertama Jasa Website. Masalahnya Bukan Portofolio yang Kosong. Saran yang beredar menyuruhmu bikin project fiktif. Itu menjawab pertanyaan sesama desainer, bukan pertanyaan pemilik bengkel. Ini urutan yang dibalik, plus rencana satu minggu.