Isi halaman
Sembilan Hal yang Harus Ada di Website Usahamu. Delapan di Antaranya Tidak Ada Hubungannya dengan Desain.
Daftar isi minimum sebuah halaman usaha, disusun dari pertanyaan yang benar-benar ditanyakan orang sebelum dia memutuskan menghubungimu.
Isi tulisan
Halaman usaha yang gagal biasanya tidak gagal karena jelek. Dia gagal karena membiarkan satu pertanyaan penting tidak terjawab, dan orang yang pertanyaannya tidak terjawab akan menutup halaman itu tanpa memberi tahu siapa pun.
Jadi daftar di bawah ini tidak disusun dari daftar fitur. Dia disusun dari pertanyaan yang berjalan di kepala orang, dalam urutan pertanyaan itu muncul.
orang dewasa yang disurvei melakukan pencarian daring setidaknya sekali sehari, dan hampir tiga dari lima melakukannya beberapa kali sehari.
Riset Consumer Search Behavior dari BrightLocal, April 2025, atas 1.000 responden dewasa di Amerika Serikat. Angkanya bukan angka Indonesia, tapi polanya sama: pencarian mendahului kunjungan.
Sembilan hal yang harus ada
Urutan di bawah ini juga urutan yang disarankan di halamannya, bukan sekadar daftar. Yang di atas menjawab pertanyaan yang muncul lebih dulu.
- Kamu jualan apa, dalam satu kalimat. Ditulis dengan kata yang dipakai pembelimu, bukan kata yang dipakai di industrimu. Ini satu-satunya kalimat yang pasti dibaca semua orang.
- Untuk siapa, dan untuk situasi apa. Orang menilai cocok atau tidak dalam beberapa detik. Menyebut siapa yang kamu layani menghemat waktu kalian berdua.
- Harga, atau setidaknya kisarannya. Halaman tanpa angka sama sekali membuat orang menunda bertanya, dan yang menunda biasanya tidak kembali. Kisaran lebih baik daripada diam.
- Apa saja yang termasuk, dan apa yang tidak. Bagian kedua terdengar merugikan, padahal justru itu yang membuat bagian pertama dipercaya.
- Lokasi, dan cara sampai ke sana. Alamat lengkap ditambah peta. Untuk usaha yang dikunjungi orang, ini sering jadi penentu, bukan pelengkap.
- Jam buka. Termasuk hari yang tutup. Ini informasi yang paling sering dicari dan paling sering kedaluwarsa.
- Bukti bahwa kamu nyata. Foto tempatmu sendiri, bukan foto stok. Foto yang biasa saja tapi asli lebih meyakinkan daripada foto bagus yang jelas dibeli.
- Satu jalan yang jelas untuk menghubungimu. Bukan lima jalan. Satu tombol yang benar-benar berfungsi, dengan pesan pembuka yang sudah terisi.
- Nama, nomor, dan alamat yang ditulis sama persis di mana pun. Sama dengan yang ada di Google Maps dan di media sosialmu, sampai ke tanda bacanya.
Kenapa urutannya penting
Halaman usaha bukan brosur yang dibaca dari awal sampai akhir. Dia dibaca sambil menilai, dan penilaian itu berhenti begitu satu pertanyaan tidak terjawab. Pertanyaan yang muncul lebih dulu harus dijawab lebih dulu, sekalipun jawabannya kurang enak dipandang.
- Ini tempat apa
- Layar pertama
- Cocok tidak untuk saya
- Tepat di bawahnya
- Berapa harganya
- Sebelum galeri
- Bisa dipercaya tidak
- Setelah harga
- Di mana dan kapan buka
- Sebelum penutup
- Bagaimana menghubungi
- Di beberapa titik, bukan cuma di bawah
Kesalahan yang paling sering ditemui: galeri foto besar ditaruh sebelum penjelasan dan harga. Galeri itu indah, dan tidak menjawab satu pun pertanyaan di kolom kiri tabel di atas.
Hal yang sama juga dibaca mesin
Kesembilan butir di atas ditulis untuk manusia, tapi kebetulan itu juga persis yang dicari mesin pencari dan mesin penjawab ketika menilai apakah halamanmu layak dikutip. Nama, alamat, jam buka, dan jenis usaha adalah data yang bisa ditandai secara terstruktur, dan yang ditandai jauh lebih mudah dipakai daripada yang cuma tertulis di gambar.
Satu aturan yang tidak boleh dilanggar: yang ditandai untuk mesin harus sama dengan yang terbaca pengunjung. Data terstruktur yang tidak cocok dengan isi halaman diabaikan, dan dalam beberapa kasus dianggap menyesatkan. Ini juga yang membuat informasi penting tidak boleh disimpan di dalam gambar: mesin tidak membacanya, dan pembaca layar juga tidak.
Bagaimana halaman dibuat supaya ikut disebut mesin penjawab ditulis terpisah di tulisan soal ChatGPT dan asisten AI lain.
Yang tidak perlu ada
Animasi pembuka, musik latar, jendela yang muncul menutupi halaman sebelum orang sempat membaca apa pun, dan tulisan panjang tentang sejarah berdirinya usaha. Semuanya berbiaya perhatian, dan tidak ada yang menjawab pertanyaan di daftar atas.
Tidak perlu kamu susun sendiri
Daftar di atas dipakai sebagai pertanyaan waktu halamanmu dikerjakan. Kamu cukup menjawab, dan teksnya ditulis tim. Waktumu yang terpakai sekitar dua puluh menit di awal.
Chat WhatsAppSatu kalimat untuk dibawa pulang
Halaman usaha yang baik tidak membuat orang terkesan. Dia membuat orang berhenti punya alasan untuk ragu, lalu memberi satu jalan keluar yang jelas.
Sumber
Tulisan lain
- Biaya Website Rp 500 Ribu dan Website Rp 50 Juta Sama-Sama Ada. Yang Membedakan Bukan Kualitas Gambarnya. Harga website usaha bergerak seratus kali lipat untuk barang yang dari luar kelihatan mirip. Ini rinciannya, termasuk biaya yang baru muncul tahun kedua.
- Percakapan Tombol WhatsApp di Websitemu Sudah Benar. Yang Salah Kalimat Pertama yang Harus Diketik Pengunjung. Sembilan dari sepuluh pengguna internet di Indonesia ada di WhatsApp. Kesulitannya bukan membawa mereka ke sana, melainkan membuat mereka tahu harus menulis apa.
- Pilihan teknis WordPress Dipakai Empat dari Sepuluh Website di Dunia. Untuk Halaman Usahamu, Itu Justru Bisa Jadi Alasan Menghindarinya. Bukan soal mana yang lebih canggih. Soal siapa yang menanggung perawatannya, dan berapa lama kamu sanggup menanggungnya.